10 Januari 2015

"Jangan saling menyalahkan soal AirAsia" tegur Kapolri kepada menhub Jonan

BY forum kota digital IN ,

FORTAL, Kapolri Jenderal Sutarman mengaku telah menegur Menteri Perhubungan Ignasius Jonan perihal kisruh izin terbang pesawat nahas QZ 8501 Air Asia. Tindakan tersebut dilakukan, karena Sutarman beranggapan ribut dan saling menyalahkan adalah hal yang tidak perlu saat ini.

"Saya bicara pada Jonan, Mas jangan saling menyalahkan. Kalau sudah ada slot, berikan saja izinnya kan uang dari perusahaan itu akan ke BUMN juga, untuk kita juga," jelas Sutarman di Kantor Pusat Jasa Raharja, Kuningan, Jakarta, Jumat (9/1).


Tidak hanya Jonan, BMKG pun kena sindir Sutarman. Mantan kabareskrim ini menyindir kurangnya inisiatif dari BMKG menyerahkan laporan cuaca kepada pilot Air Asia.

"Harusnya menjemput bola bukan menyalahkan seperti itu itu yang salah. Yang salah harus ditindak contoh ya gini dikatakan pilot tidak mengambil ramalan cuaca sekarang kita aparatur pemerintah kita yang melayani mereka supaya pilot tahu," Ujar Kapolri.
Menurut Sutarman di saat seperti ini atau bahkan untuk menanggulangi kecelakaan, harusnya mindset semua pihak berubah. Sutarman berpendapat, demi pelayanan, ada baiknya para pelaku lembaga negara mempunyai inisiatif.

"Kecelakaan Air Asia itu begitu kecelakaan semua sibuk mencari siapa yang salah. Mindset yang harus diubah, jangan menyalahkan tetapi bagaimana perusahaan yang ada di Indonesia sehat," kata kapolri.

Sampai saat ini Polri mengaku masih berkoordinasi untuk mencari tahu adanya kelalaian pihak-pihak terkait yang menyebabkan kecelakaan Air Asia.

"Kita masih tunggu, masih dalam proses,"
ujar kapolri.
(fkd)

Iklan Anda