7 Februari 2015

HUKUM DALAM BUDAYA ATAU BUDAYA DIDALAM HUKUM

BY forum kota digital IN , , , , ,

FORTAL, Berbicara tentang kehidupan, berarti pula bicara tentang tata aturan. Demikian pula dengan bangsa Indonesia yang dibingkai oleh Undang-Undang Dasar  (UUD)1945 sebagai tata aturan dalam bernegara. 


Dan UUD 1945 lahir dari rahim kandungan Pancasila yang merupakan pengkristalan dari kultur dan budaya Nusantara. Kemudian, Pancasilapun menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia.


Disini nampak jelas bahwa kultur dan budaya merupakan induk tata aturan hukum positif yang berlaku sekarang ini. Namun,  infiltrasi budaya yang kemudian secara sadar ataupun tidak, kemudian diangkat menjadi hukum positif bisa saja terjadi. Hal ini boleh-boleh saja terjadi, sebatas budaya tersebut tak bersinggungan dengan budaya asli Indonesia. Tetapi, jika ada selip, maka tak menutup kemungkinan produk hukum itu tak efektip, atau bahkan bakal merubah tatanan yang kurang pas.


“Tidak sesuai antara wadah dengan isi”, demikian dikatakan Andika Hazrumy, apabila terjadi pemaksaan produk hukum yang tidak sesuai dengan kondisi bangsa ini. “Memang hukum dapat dan pasti akan merubah kultur, namun jika kita memaksakan untuk merubah kultur kita melalui hukum yang tidak sesuai dengan kondisi bangsa ini, maka akan terjadi kerancuan”, demikian terang Andika
Tokoh Muda Banten yang kini duduk di Komisi III DPR RI.


Lebih jauh Andika mengatakan,"seharusnya produk hukum tidak menumpulkan kultur dan budaya, sebaliknya, hulum harus mempertegas cerminan kultur dan budaya itu sendiri, seraya dia mencontohkan kultur budaya bangsa Indonesia yang cinta akan persatuan,  jujur berkeadilan dan tidak cocok dengan kultur liberal".


Duduk di Komisi III DPR RI,  Kader Partai Golkar ini mengaku akan terus berusaha untuk bersumbangsih dalam membangun hukum di Indonesia, hukum yang sesuai dengan azas, kultur dan budaya Indonesia. Endro

Iklan Anda