27 November 2016

Fidel Castro tutup usia pada usia 90 tahun pada pukul 22:29 (waktu setempat)

BY forum kota digital IN , , ,

Dunia kehilangan 'tokoh ikonik abad 20'


FKD, 27 Nov. 2016,- Sejumlah pemimpin dunia menyatakan ikut berduka atas meninggalnya mantan Presiden Kuba, Fidel Castro, dan diantaranya ada menyebutnya sebagai salah-satu ikon penting abad 20.

Fidel Castro tutup usia pada usia 90 tahun pada pukul 22:29 (waktu setempat), Sabtu (26/11), seperti diumumkan oleh adiknya dan sekaligus Presiden Kuba, Raul Casto.
Dia memimpin Kuba selama hampir 50 tahun sebelum Raul Castro mengambil alih posisinya pada 2008.

Ucapan bela sungkawa pun dinyatakan para pemimpin dunia. Di India, Perdana menteri, Narendra Modi mengatakan Fidel Castro adalah "salah-seorang tokoh paling ikonik pada abad duapuluh."
Dalam akun Twitternya, Narendra menyatakan India ikut berduka atas kehilangan seorang terman baik. India selama ini dikenal sebagai sekutu Kuba dalam Gerakan Non-Blok.

Sementara, Presiden Meksiko, Enrique Peña Nieto, menggambarkan pemimpin revolusioner Kuba itu sebagai salah satu tokoh penting dari abad terakhir. Dia juga menyebut Castro sebagai sahabt rakyat Meksiko.

Di tempat terpisah, Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma mengatakan Fidel Castro telah mendedikasikan seluruh hidupnya tidak hanya untuk kebebasan rakyat Kuba, tetapi juga kebebasan rakyat tertindas di seluruh dunia.

Komentar warga Kuba di AS
Di Miami, AS, yang terdapat komunitas warga Kuba-Amerika Serikat, diselenggarakan semacam perayaan oleh orang-orang yang sejak awal menentang kekuasaan Fidel Castro.

Pemimpin salah satu kelompok warga Kuba yang mengasingkan diri ke AS, Ramón Sánchez Saul, mengatakan dirinya menyesalkan kematian Fidel Castro - yang disebutnya tiran - tidak berdampak kepada kebebasan rakyat Kuba.
Di tempat terpisah, Presiden El Salvador, Salvador Sanchez Ceren mengatakan: "Dengan duka yang mendalam, kami menerima kabar kematian sahabat saya, Fidel Castro."

Seperti dilaporkan Kantor berita Reuters, warga di ibu kota Kuba, Havana, tetap menikmati kehidupan malam di kota itu ketika kematian Fidel Castro dilaporkan oleh media televisi setempat.

"Kehidupan terus berjalan normal," kata seorang perempuan. "Sepertinya kami siap menerima berita itu."
Seorang warga Havana lainnya mengatakan: "Ya, saya merasa sedikit terguncang. Dia adalah tokoh publik yang disayangi dan dihormati rakyatnya."

BBC melaporkan bahwa pengumuman tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang informasi itu.

Fidel Alejandro Castro Ruz telah memerintah Kuba sebagai negara satu partai selama hampir setengah abad sebelum akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada adiknya, Raul Castro, pada 2008.

Para pendukungnya memuji dia sebagai orang yang telah mengembalikan Kuba kepada rakyat. Namun, para lawannya menuduh dia telah menekan oposisi secara brutal.

April lalu, Fidel Castro berpidato pada hari terakhir kongres Partai Komunis negara itu. Dia mengakui usianya yang sudah senja. Namun, tentang konsep komunis Kuba, dia katakan bahwa konsep itu masih valid dan rakyat Kuba "akan berjaya".

"Saya akan segera berusia 90 tahun," katanya, seraya menambahkan bahwa hal itu merupakan "sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan".

"Saya akan segera menjadi seperti yang lain, giliran bagi kita semua akan datang," kata Fidel Castro.

Berikut sejumlah peristiwa penting terkait Fidel Castro:

1926: Lahir di Provinsi Oriente di Kuba tenggara pada tanggal 13 Agustus.

1953: Dipenjara setelah memimpin pemberontakan yang gagal terhadap rezim Batista.

1955: Dibebaskan dari penjara berdasarkan sebuah kesepakatan amnesti.

1956: Bersama Che Guevara, memulai sebuah perang gerilya melawan pemerintah.

1959: Mengalahkan Batista, dilantik sebagai Perdana Menteri Kuba.

1962: Memicu krisis rudal Kuba dengan menyetujui Uni Soviet menempatkan rudal nuklir di Kuba.

1976: Terpilih sebagai Presiden oleh Majelis Nasional Kuba.

1992: Mencapai kesepakatan dengan AS terkait masalah pengungsi Kuba.

2008: Mundur dari jabatan Presiden Kuba karena masalah kesehatan. 

(fkd)

Iklan Anda