30 November 2016

Pemerintah Harus Memberi Ruang Ekonomi kepada Masyarakat

BY forum kota digital IN , , ,

FKD. 30 Nov. 2016,- Di era sekarang ini, dimana masyarakat merasakan sulitnya membangun kehidupan yang layak karena faktor ekonomi, perlu berbagai terobosan agar lolos dari jeratan nasib miskin. Karenanya butuh perangsang kreatifitas di masyarakat. Untuk itu pemerintah mempunya peran yang sangat penting. Pemaksimalan pemanfaatan ruang-ruang kegiatan ekonomi harus diciptakan dengan cara melakukan kegiatan ekonomi mikro di masyarakat secara berkelanjutan. Kalau hal ini tidak segera dilakukan, kedepan akan menjadi bom waktu bagi pemerintah dan masyarakat itu sendiri.

Demikian dikatakan Mahmud Affandi salah seorang pengamat sosial yang tinggal di Kota Depok.
"Masyarakat kita banyak yang punya keahlian, namun terkadang tak tau kemana keahlian itu harus disalurkan" terang Mahmud.
Lebih jauh dia mengatakan, terkait dengan hal ini pemerintah daerah seharusnya lebih memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakatnaya. Kebanyakan, tambah 

Mahmud, "pemerintah lebih mengedepankan pembangunan fisik ketimbang pembangunan sektor lain. Padahal, pembinaan mental spiritual serta pembelajaran kewirausahaan jauh lebioh penting. Karena hal itu bersentuhan langsing dengan kebutuhan masyarakat "
"di era sekarang ini, pemerintah harus bisa menyelamatkan kebutuhan primer bagi masyarakat. karena jika hal itu tidak terpenuhi, maka akan berdampak negatif terhadap perkembangan yang lainnya. Jika hal itu sudah terpenuhi, maka secara otomatis masyarakat mudah untuk diajak membangun hal lainnya", terangnya. Kebutuhan primer disini adalah kebutuhan sederhana seperti halnya kebutuhan perut, sekolah serta kebutuhan kesehatan dan lingkungan hidup yang memadai.

Terkait dengan masuknya jutaan warga negara China ke Indonesia untuk menjadi pekerja, Mahmud Affandi menilai hal itu menjadi tantangan berat bahi pemerintah Indonesia, sebab, belum lagi permasalahan pengangguran terselesaikan untuk warga negara Indonesia, kini sudah dihujani dengan tenaga kerja asing. Jelas hal ini memicu kecemburuan. Mahmud menilai perlu adanya regulasi yang tepat untuk mengatasi permasalahan sosial tersebut.
"Pemerintah harus berani memperioritaskan warga negaranya ketimbang tenaga kerja asing", terang MAhmud. Di sisi lain, tambahnya, pemerintah juga harus lebih kreatif bersama masyarakatnya untuk menciptakan peluang-peluang kegiatan ekonomi. ini dimaksudkan agar masyarakat tidak terjerembab ke dalam ketidakberdayaan ekonomi.
"Perlu diciptakannya ruang-ruang kegiatan ekonomi yang berkesinambungan bagi masyarakat", tegasnya. ( fkd )

Iklan Anda