24 November 2016

Sumur Gondang Airnya dari Mata Air Kawin

BY forum kota digital IN , , , ,


FKD, 24 nOV. 2016,- Sumur Gondang, atau juga sering disebut dengan nama Sumur Bandung yang letaknya di wilayah Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok adalah sumur tua yang kini membentuk kubangan berair jernih. Diyakini banyak orang air sumur tersebut mengandung tuah dan memiliki khasiat yang luar biasa.
 
Siapapun akan berdecak kagum ketika melihat dua sendang yang berukuran masing masing 5m X 7m itu. Dimana mata air sendang tersebut terlihat jelas di dasar sendang. Airnyapun jernih kebiruan terkesan sejuk di mata dan kesejukannyapun merambah ke hati mereka yang melihatnya.
 
Air nan jernih di sumur tersebut berasal dari dari dua aliran yang bertemu di satu titik mata air. Karenanya mata air di Sumur Gondang itu disebut juga dengan mata air kawin. Konon asal aliran mata air tersebut satu dari aliran Sumur Alam Gunung Jati, dan mata air yang satunya berasal dari aliran mata air Batu Qur’an di Pandeglang Banten. 
 
Menurut beberapa penelitian, Sumur Gondang adalah sumur purba yang mana kala itu sumur tersebut dipercaya menjadi tempat para bidadari langit bermandi di sumur tersebut. Hal itu terjadi jauh di era pra sejarah. Setelah era tersebut, sumur tersebut kembali ditemukan oleh para wali dan wilayah seputar sumur dijadikan tempat pertemuan mereka.
 
Usai era para WALI, salah seorang pangeran dari mataram bernama Raden Panji menemukan dan memanfaatkan lingkungan situs tersebut sebagia tempat peristirahatan sekaligus dijadikan tempat berdiskusi para pejuang dan telik sandi Kerajaan Mataram saat melawan Kerajaan Batavia. 
 
Kini Sumur tersebut seringi dikunjungi oleh banyak masyarakat dari berbagai penjuru. Mereka yang datang biasanya melakukan padhusan atau mandi di sumur yang berbentuk sendang itu, dan merekapun memiliki tujuan yang berbeda-beda.
 
Setelah mandi dan pulang mereka biasanya membawa air karomah dari sumur Gondang dan diyakinin bisa dijadikan berbagai kebutuhan obat, baik penyakit badan maupun penyakit mental.
 
Terkait dengan keberadaan Sumur Gondang, Namid (74 tahun) salah satu tokoh wilayah setempat yang banyak mengetahui keberadaan sumur tersebut mengatakan, Sumur Gondang sebelumnya merupakan tempat peristirahatan para wali yang kemudian di era selanjutnya tempat itupun dijadikan tempat pertemuan  pejuang mataram saat upaya penyerangan Batavia.  “Dulu disini jadi tempat berpadunya (berkumpulnya) para pejuang Islam dari Mataram, makanya kampung ini dinamain Padurenan” terang Namid dengan logat bahasa depoknya yang khas.
 
Namid juga menerangkan beberapa tokoh yang terkait dengan sumur gondang adalah Raden Panji, eyang Papak dan beberapa tokoh lainnya. Menurutnya, dari tokoh-tokoh tersebut Raden Panji sebagai pemimpinnya.
Sementara itu Dedi Supriyadi salah satu cicit dari Raden Panji yang kini merawat sumur tersebut berusaha dan berharap agar situs tersebut tetap lestari. Karenanya dia rela berjuang untuk harapannya iitu.
 
Berbagai upaya telah dilakukan Dedi, diantaranya membangun sumur dengan membuat turap sumur yang dibangun sedemikian rupa, hingga terkesan indah. Bukan Cuma itu, bersama-sama dengan rekan-rekannya Dedi juga telah membangun berbagai fasilitas di lingkungan tersebut. Seperti halnya musholah berukuran 8 X 8 meter WC dan berbagai fasilitas lainnya. Hal ini dilkukan bertujuan untuk melestarikan keberadaan Sumur Gondang, sekaligus memberikan kemudahan bagi mereka yang melakukan ziarah di tempat tersebut.
 
Dedi juga akan berusaha untuk membenahi kepengurusan situs tersebut dan akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan spiritual yang terkait dengan budaya dan adat setempat. Sehingga kata Dedi hal itu nantinya bisa dijadikan sebagai kegiatan kepariwisataan spiritual. Dedi juga menerangkan pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan rutin ritual setiap bulan Sura, namun hal itu belum tersosialisasi secara meluas.  
(ende)




Iklan Anda