19 Desember 2016

BI ( Bank Indonesia ) Luncurkan 11 Uang Rupiah Baru Emisi 2016

BY forum kota digital IN , , ,


FKD, 19 Des. 2016,- Tepat tanggal 10 November setiap tahunnya, Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Peringatan ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang berjuang memerdekakan negara ini.

Sebagai bentuk penghargaan lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan beberapa gambar pahlawan nasional akan muncul di uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang segera dirilis pemerintah.

Mengutip laman Setkab.go.id, Kamis (10/11/2016), aturan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam NKRI yang telah ditandatangani Presiden Jokowi pada 5 September 2016.

Pada aturan ini, presiden menetapkan 12 nama Pahlawan Nasional yang gambarnya akan masuk dalam uang NKRI.

"Sesuai dengan gambar dan nama termuat dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Presiden ini,” bunyi Pasal 1 Keppres tersebut.

Menurut Keppres tersebut, penggunaan gambar dan nama Pahlawan Nasional sebagaimana dimaksud telah mendapat persetujuan dari ahli waris masing-masing pahlawan nasional.

“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi Pasal 3 Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 5 September 2016 itu. 

Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan 11 uang rupiah Emisi 2016 dengan gambar pahlawan baru. Peluncuran uang rupiah baru ini dilakukan‎ langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.

Bank Indonesia (BI) akan mengeluarkan uang rupiah baru tahun emisi 2016, terdiri dari tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam dengan gambar pahlawan. Apakah penerbitan uang rupiah baru ini akan mempengaruhi pergerakan rupiah maupun perekonomian Indonesia?

Analis Pasar Uang PT Bank Mandiri Tbk, Rully Arya Wisnubroto memperkirakan, kebijakan BI dan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, meluncurkan uang seri teranyar dengan gambar-gambar pahlawan tidak akan berpengaruh terhadap laju kurs rupiah.

"Saya rasa tidak akan berpengaruh terhadap rupiah," ujarnya saat dihubungi, Jakarta, Senin (19/12/2016).

Uang rupiah baru yang akan diluncurkan tersebut terdiri atas tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam. Uang rupiah baru ini akan menampilkan 12 gambar pahlawan nasional.

Menurut Rully, penerbitan uang rupiah baru biasa dilakukan otoritas moneter, yakni BI secara berkala. "Pada dasarnya jumlah uang beredar tidak berubah," tegas Rully.

Dia menyarankan agar BI dan pemerintah tetap menjaga stabilitas makro ekonomi Indonesia, baik dari sisi pertumbuhan ekonomi, inflasi, maupun defisit transaksi berjalan, defisit fiskal, dan neraca pembayaran. Fundamental inilah yang dapat mempengaruhi nilai mata uang rupiah dan ekonomi domestik.

"Paling penting menjaga stabilitas ekonomi makro domestik, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan lainnya," kata Rully.

Dihubungi terpisah, anggota Komite Ekonomi dan Industri (KEIN) sekaligus Pendiri GarudaFood, Sudhamek AWS menilai, kebijakan meluncurkan uang rupiah baru sangat positif untuk membantu likuiditas perbankan saat ini.

"Sekarang ini likuiditas sedang seret yang disebabkan karena dana hasil tax amnesty masih dalam sektor perbankan, belum disalurkan kembali ke sektor riil," jelas Sudhamek.

"Kebijakan ini positif untuk membantu peredaran uang dengan catatan secara keseluruhan uang lama tidak ditarik," ia menambahkan.

Sementara imbas penerbitan uang rupiah baru ke sektor riil, diucapkan Sudhamek, baru akan terasa apabila perbankan dapat menyalurkan kredit-kredit baru dari likuiditas tersebut.

"Sektor riil akan terpengaruh dengan catatan bank menyalurkan kredit baru," tandas Sudhamek.

Ini Penampakan Uang Rupiah Baru, Tahun Emisi (TE) 2016 :

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Suhaedi menjelaskan, uang rupiah kertas yang akan diterbitkan terdiri atas nilai nominal Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Sedangkan uang rupiah logam terdiri atas pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan Rp 100.

Adapun Nama ke-12 Pahlawan Nasional yang masuk dalam uang rupiah baru adalah:

 

 







"Sesuai dengan gambar dan nama termuat dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Presiden ini,” bunyi Pasal 1 Keppres tersebut.

Menurut Keppres tersebut, penggunaan gambar dan nama Pahlawan Nasional sebagaimana dimaksud telah mendapat persetujuan dari ahli waris masing-masing pahlawan nasional.

Iklan Anda