14 April 2017

Yang Akan Terjadi Jika Sumpah Palapa Gajah Mada Benar-Benar Dijaga Hingga Saat ini

BY forum kota digital IN , , ,

FKD. 14 April 2017,-  Sumpah palapa bagi sebagian orang Indonesia mungkin tak pernah benar-benar ada valuenya. Padahal kalau kita kembali berkaca ke masa lalu, sumpah sang patih terbaik inilah yang kemudian membuat kerajaan Majapahit menjadi sangat hebat. Gajah Mada bersumpah kalau ia takkan mau hidup enak sebelum bisa menyatukan Nusantara.

Sayangnya, dampak Sumpah Palapa ini tak bertahan sangat lama. Seiring dengan moksanya dia dan terpuruknya Majapahit, semua pencapaian-pencapaian sang kerajaan besar ini runtuh. Andai saja sumpah ini tetap konsisten dilakukan, bahkan sampai hari ini, maka Indonesia akan jadi negara yang luar biasa. Dan berikut beberapa hal yang akan terjadi seandainya sumpah itu tetap terjaga.

Indonesia akan bisa menjadi negara yang benar-benar sangat kuat.

Malaysia, Brunei Darussalam, Timor Leste, Filipina dan Singapura Jadi Wilayah Kita

Bukan rahasia pada masa Gajah Mada, wilayah Majapahit berkembang sangat pesat. Bayangkan jika sumpah palapa tersebut masih dijaga meskipun sepeninggalan beliau, pastinya semua wilayah negeri-negeri tetangga masih dalam kekuasaan negeri kita. Akibat perang saudara (paregreg) serta pengaruh asing membuat kerajaan Majapahit jadi terpecah belah.

Perseteruan masalah budaya dengan Malaysia tidak akan terjadi lagi. Brunei dengan hasil minyaknya, singapura dengan perdagangan lautnya, akan menyokong perekonomian di Indonesia. Timur Leste mungkin juga masih bersatu dengan Indonesia. Dan Filipina akan memperluas daerah yang ada di Indonesia.
Aliansi Besar Asia Tenggara

Kita ingat bahwa salah satu strategi yang digunakan Gajah Mada untuk menepati sumpahnya adalah dengan aliansi dengan kerajaan besar. Dan ternyata benar, aliansi tersebut bahkan dapat menghadang kekuatan Mongol dan Mogul serta menciptakan keamanan di Asia Tenggara. Hal yang terjadi jika strategi Gajah Mada itu masih ada adalah, aliansi besar antara negara-negara dalam bidang militer.

Myanmar, Kamboja dan Thailand akan bersekutu dengan Indonesia membendung serangan dari luar. Bahkan tidak menutup kemungkinan kalau aliansi tersebut dapat menyaingi NATO dan Rusia. Hal itu bisa terjadi mengingat pada masa itu pelayaran dan perdagangan di Asia menjadi yang paling aman berkat persekutuan negara-negara tersebut.

Satu Mata Uang
Seperti halnya Uni Eropa, Indonesia juga dapat menerapkan hal tersebut pada aliansinya. Agar keuangan setiap anggota persekutuan tetap stabil, maka menggunakan mata uang tunggal adalah cara paling ampuh. Hal itu bisa dilakukan karena keterikatan antar satu negara dengan yang lain. Pasalnya, pada masa Gajah Mada, hubungan masing-masing negaranya sangat erat.

Negara-negara anggota aliansi sangat sering memberikan hadiah berupa upeti atau barang bagus lainnya pada Majapahit. Untuk ucapan terima kasihnya, Majapahit juga sering memberikan hadiah pada negara-negara sekutunya. Dari sini saja sudah sangat nampak hubungan saling membutuhkan dan menghormati antar negaranya.
Tidak akan Terjadi Penjajahan

Mungkin nasib Indonesia akan sama dengan Thailand, tidak pernah di jajah. Salah satu strategi Belanda dengan sekutunya dulu adalah politik adu domba, yang menyebabkan Indonesia menjadi terpecah bela. Hasilnya semua hanya mementingkan kepentingan daerahnya sendiri. Jika sumpah palapa masih dijaga pada saat itu hingga sekarang, mungkin penjajahan oleh belanda dan Jepang tidak akan pernah terjadi.

Kita tahu bahwa kerajaan Mongol telah mejajah 3/4 dunia, namun Mongol harus dipermalukan di pulau Jawa oleh Majapahit yang saat itu dipimpin Raden Wijaya. Hal ini membuktikan bahkan untuk invasi kelas besar saja saat itu kita masih menang, bukan tidak mungkin kalau kita masih memegang sumpah palapa maka Belanda dan Jepang bakal balik ke negaranya.

Mungkin terkesan khayal ya, tapi inilah hal-hal yang mungkin terjadi jika sumpah palapa masih terus bergaung sampai hari ini. Bayangkan kalau semua hal di atas sekarang sedang kita jalani, maka sungguh Indonesia akan benar-benar jadi macan, bukan, mbahnya macan di Asia yang sangat disegani dan ditakuti. 

Iklan Anda